Sedari pagi dengan hujan yang basah. Aku meminta udara untuk menetapkan aroma ini.
Angin aku marahi jika dia meniup aroma ini jauh jauh. Tapi yang aku bela hanya
membisu. Bukan, dia bukan membisu sebetulnya. Dia memberi tanda untuk ditemukan
diatas meja segi empat bersemut. Mungkin dia memilih mana yang boleh menciumnya
dengan anggun. Seperti bulan memilih malam mana yang akan di pantuli cayahanya.
Merindu kelembutan untuk meletakkan beban ini di bibir lingkar seduhmu dan
sebulan aromamu. Belum juga bertemu,hingga aku hanya berkhayal dalam ruangan
aroma kopi ini.
with love :)
Desi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar