welcome

Sabtu, 20 April 2013

Ruang Beraroma Kopi

Sedari pagi dengan hujan yang basah. Aku meminta udara untuk menetapkan aroma ini. Angin aku marahi jika dia meniup aroma ini jauh jauh. Tapi yang aku bela hanya membisu. Bukan, dia bukan membisu sebetulnya. Dia memberi tanda untuk ditemukan diatas meja segi empat bersemut. Mungkin dia memilih mana yang boleh menciumnya dengan anggun. Seperti bulan memilih malam mana yang akan di pantuli cayahanya. Merindu kelembutan untuk meletakkan beban ini di bibir lingkar seduhmu dan sebulan aromamu. Belum juga bertemu,hingga aku hanya berkhayal dalam ruangan aroma kopi ini.

with love :)
Desi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar