"Tuh banyak di toko"
"Beliin dong"
"Kenapa kamu suka coklat dengan banyak
taburan kacang? Biasanya wanita tidak suka makan coklat malam-malam gini. Apalagi pake kacang, mereka berlemak. Enggak takut gemuk kamu?"
"Mungkin itu bedanya aku deangan wanita
lain. Aku rela makan coklat banyak lalu gemuk tapi bahagia. Aneh ya? Aku ini
wanita yang susah untuk bahagia secara otomatis."
"Siapa bilang?"
"Aku barusan"
Tiba-tiba kedua tanganmu mu menarik pipiku ke
samping. Lalu aku tertawa sampai perutku kaku saat itu.
"Itu sama persis seperti halaman
pertama di buku catatanmu. Gambarnya seperti itu kan?"
"Kamu masih inget?"
"Memangnya harus ada yang kulupa?"
"Ini horor"
"Jangan
mendefinisikan bahagia terlalu tinggi. Nanti kamu sulit untuk menggapai saat
tidak bersamaku. Sederhanakan, bukankah bahagia itu selalu sederhana, Desi
Choco Nutella?? :)"
Kamu benar, sekarang aku kehilangan definisiku sendiri. Bisakah kamu kembali? Ajari arek ilikmu untuk bahagia sekali lagi.
with love :')
Desi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar