Atau justru kamu berjalan di belakangku
Mendorong kursi rodaku
Apa kamu mau?
Bagaimana jika aku tak mampu memelukmu dalam dinginnya malam
Karena aku akan merasa begitu kesakitan saat kedinginan
Apa kamu akan bertahan?
Bagaimana jika aku sering menangis di depanmu
Lantaran aku tak kuat menahan sakit di sepanjang tulang belakangku
Begitu seterusnya entah kapan usainya
Bagaimana?
Bagaimana jika aku banyak menyita waktumu
Sekadar menemani sebentar
Tulang belakangku perlu diputar
Sudikah?
Bagaimana jika kamu tak mau tau akan semua ketakutanku
Iya, itu semua ketakutanku
Yang sampai detik ini mengakar kuat di stiap sel otakku
Aku begitu takut kehilanganmu
Yang sampai detik ini mengakar kuat di stiap sel otakku
Aku begitu takut kehilanganmu
Iya, sebegitu takutnya hingga kutanyakan hal penting ini padamu
Seseorang, calon imam dalam sujudku
I write this with a lot of tears
Aku hanya tidak ingin kamu nantinya berpura-pura agar membuatku tetap bahagia
With love :')
Desi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar