Untukmu, yang mungkin
telah melupakan aku
Surat ini khusus
kualamatkan ke rumah hatimu, tempat yang pernah kukunjungi tapi tak pernah
kutahu alamat detail dan daerah spesifiknya. Entah mengapa, saat menulis ini,
aku ingat kali pertama pertemuan itu terjadi. Aku ingat betul detail kalimat
yang kau ucapkan sehangat desah angin di dalam ruangan. Aku tak melupakan
peristiwa-peristiwa yang terjadi diantara kita. Dan... Aku selalu ingat
bagaimana caramu dan caraku untuk menikmati detik yang berganti menjadi menit.
Bagaimana usahaku dan usahamu untuk menghargai menit yang berganti menjadi jam.
Nyatanya, aku belum benar-benar membuang semua tentangmu dari otakku.
Beberapa minggu ini, aku
memang tak tahu kabarmu, bagaimana keseharianmu dan kuliahmu. Tapi, pentingkah
hal itu kulakukan? Aku sudah melindungimu dalam kenangan, cukupkah? Aku selalu
merindukanmu dalam pikiran, pantaskah? Aku selalu mengaliri hari-harimu dengan
doa, masih bolehkah?
11.20 08122012
Pelajaran MTBS
With love :)
Desi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar