welcome

Kamis, 13 Juni 2013

Setelah Persimpangan...

Tak henti tangisku ketika mengingatmu seperti tak ada jarak seperti aku masih berada antara lenganmu. Masih basah sayang, berkalikali sembab mata karena rindu yang semakin menyiksa. Malam ini aku benarbenar gagu. Apa yang harus aku lakukan tanpamu. Bagiku kamu kebiasaanku dan kamu adalah dekap yang selalu aku butuhkan ketika aku mulai layu.
Tak ada yang bisa kutulis saat ini, hatiku masih dirundung pilu. Semua masih tentang dekapan cumbu dan genggaman. Apa yang harus ku lakukan sayang. Dengan menyebut rindu saja mata ku sudah basah.
Pagi siang malam, ahh sepertinya masih ada kamu menemaniku cerita dan semua tawa yang pernah ada itu ingatan yang memilukan sayang. Berkalikali kubaca pesan singkat kita. Tak ada bahasa lain kecuali bahasa rindu suara manja bahkan tangisan rindu adalah ritual yang selalu ku lakukan setelah mendengarkan suaramu. tak ada yang salah kan sayang. Bukan aku membebanimu sebab rintihku tapi tangan ini butuh genggammu.

with love :)
Desi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar