welcome

Minggu, 03 April 2011

27 Maret 2011


Kenapa ya perasaanku tidak karuan? Dadaku sesak merasakannya. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa.
Tuhan,engkau lihat kan hari ini air mataku jatuh lagi,dengan alasan yang tidak jelas. Apa iya karena rasa bersalah itu? Maafkan aku Tuhan,aku membuatnya kesal dan membenciku. Dia juga harus menanggung akibat yang aku tak tahu akibatnya apa. Karena dia memang bilang begitu. Tapi itu salahku. Dia jadi dingin,dia tidak mau bicara lagi padaku. Ya Tuhan,apa yang harus kulakukan?? Dia sampai tidak mau memaafkanku begitu.

Tuhan,aku ingin menangis lagi. Aku tidak ingin kehilangan teman seperti dia. Susah payah aku memperbaiki pertemanan kami,apa iya berakhir seperti ini? Sebab teman itu seperti potongan puzzel,setiap potongan punya tempat tersendiri dan tidak akan bisa digantikan potongan yang lain. Walaupun mereka itu hilang entah kemana,tapi masih ada tempat untuk mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar