Setiap orang pasti punya setidaknya
satu angan-angan ingin memiliki pasangan hidup seperti apa. Saya pun
demikian. Tapi itu dulu, sebelum saya
menemukan seseorang dan mencintainya tanpa syarat. Terdengar seperti dongeng ya?
Ya memang begitulah adanya, mencintainya tanpa syarat.
Begitupun dengan suami saya, yang saya
yakini memiliki kriteria pasangan hidup yang tinggi. Iya, saya yakin sekali
suami saya menginginkan hafidzoh, wanita dengan kerudung lebar sepantat atau
bahkan bercadar, memiliki ilmu agama yang mumpuni, dll. Pokoknya yang tipe-tipe
akhwat gitu lah ya dan nggak saya banget. Namun yang membuat saya masih tidak
percaya hingga saat ini adalah sebuah alasan dia memilih saya sebagai teman
hidupnya. Nyaman. Itu saja. Kemudian saya mengingat-ingat kalau dulu saya juga
punya beberapa kriteria laki-laki idaman, yang ternyta juga jauh sekali dengan personal
suami saya. Rasanya saya ingin tertawa. Iya, kriteria itu tidak berguna. Saat
sudah jatuh cinta dengan seseorang kriteria itu hanya sederet list-list.
Pada akhirnya semua tipe dan kriteria
yang kamu punya akan dikalahkan oleh dia, yang punya waktu dan menyamankan
hidupmu.
:)